Membuat tampilan Linux Mint (gnome) seperti Windows:
Klik kanan Mint Menu yang ada di panel di pojok kiri bawah:
> Preferences > hapus Button text > ganti Button icon dengan:
> gambar start yang diambil dari windows.
Copykan ke /usr/lib/linuxmint/mintMenu/ > klik kanan > open as root > paste.
>
close.
Klik kanan pada panel > Background > centang Background image.
> gambarnya diganti gambar:
>
taskbar dari windows > close.
Klik kanan pada Desktop > Change Desktop Background > Theme > Customize > Control > pilih Mist.
> Icons > pilih Gion atau Win7.lookalike.1.0.2 atau terserah.
>
close > close.
Atur launcher panel, paling kanan adalah date & time, sebelah kirinya adalah volume control dan notification area, atau terserah.
Di sebelah kanan menu yang sudah diganti start, taruh launcher sak karepe, paling kanan adalah Window list.
Tambah huruf dari windows dengan cara copy > /usr/share/fonts/ > open as root > paste, atau $sudo apt-get install mscorefont kalau sedang nyambung ke internet.
Atur huruf:
application font = tahoma 10,
document font = verdana 10,
desktop font = tahoma 9, atau terserah yang penting mirip windows.
>
close.
Klik Menu > All application > preference > mintDesktop > Desktop item:
pilih Computer dan Trash. Setelah tampil di desktop di-rename menjadi My Computer dan Recycle Bin.
Document dibuatkan shortcut di Desktop dan di-rename menjadi My Documents.
Kecilkan icon di Desktop dengan cara:
Alt+F2 > gconf-editor > apps > nautilus > icon_view > default zoom level > dari standard diganti small.
Sekarang tampilannya begini:
>
keren ya?
Kalau laptop bapak tampilannya gaya MacOS, laptopku Windowslook.
Walaupun sudah berhasil $sudo apt-get install startupmanager tapi nggak bisa jalan. Jadinya belum bisa mengatur usplash. Sementara timeout grub disetel 0 detik dan usplash dihapus dengan cara $sudo apt-get autoremove usplash, sehingga booting dengan text supaya tidak ketahuan Linux Mint-nya.
Sayangnya, gambar start itu tidak mau mepet ke kiri, tapi nggak apa-apa.
Sekarang sudah bisa menggoda teman-teman yang biasanya hanya pakai Windows. Yang suka pinjam laptopku Acer Aspire 5002, AMD Turion 1.6GHz, DDR 1GB, HDD 60GB, pasti kecelik. Dikira windows ternyata Linux Mint.
Rabu, 02 September 2009
Linux Mint keren yang Windowslook
Minggu, 16 Agustus 2009
Sabtu, 15 Agustus 2009
Ngebel-PLTA-Doho-Dolopo-Geger-Goranggareng-Magetan-Plaosan-Sarangan-Cemorosewu-Cemorokandang-Tawangmangu-Karanganyar-Solo
Sudah puas lihat foto-foto di Telaga Ngebel kan? Sekarang waktunya pulang.
PLTA Ngebel, kapasitas 2x2.2megawatt
jalan masuk ke PLTA Ngebelsetelah ini tidak ada foto-foto karena sibuk mencari jalan alternatif ke Sarangan, tanpa melewati Madiun-Maospati.
telaga kecil di dekat Telaga Sarangan
makan di pinggir Telaga Sarangan, bungkusan makan siang jatah dari kotareyog.
kukira pedas, ternyata ikannya enak sekali
di jembatan perbatasan Jateng-Jatim, Cemorosewu-Cemorokandang
di jembatan perbatasan Jateng-Jatim, Cemorosewu-Cemorokandang
di jembatan perbatasan Jateng-Jatim, Cemorosewu-Cemorokandang
ada cewek gendheng, foto ndeprok di tengah jalan
di jembatan perbatasan Jateng-Jatim, Cemorosewu-Cemorokandang
di jembatan perbatasan Jateng-Jatim, Cemorosewu-Cemorokandang
di jembatan perbatasan Jateng-Jatim, Cemorosewu-Cemorokandang
lembah yang indah
lembah yang indah
lembah yang indah
yang jaket merah koyo mas Jidat
awake gede koyo mbahsangkil
strawberry bukan blackberry, ngicip sithik njaluk pak tani, nyam-nyam
setelah ini langsung pulang ke Solo lewat Tawangmangu, Astana Giribangun, Karanganyar, Solo. tidak foto2an lagi09/08/2009
Kamis, 13 Agustus 2009
Solo-Karanganyar-Tawangmangu-Cemorosewu-Sarangan-Magetan-Maospati-Madiun-Dolopo-Ngebel, Ponorogo
08 Agustus 2009
-----Solo-Karanganyar, tidak ada foto-----
-----Solo-Karanganyar, tidak ada foto-----
Langgan:
Entri (Atom)































